Someone told me, more or less "If you already have a home, but you are want to buy another home so bad, then go for it. You'll never want to buy another home if you comfort enough with your old home."
Everyone has their own home, whether you choose it by yourself or inheritance from your parents. When you decide to buy a home, you think it carefully, consider many options, until you finally sure it makes you comfortable, buy it and very happy for having it.
But time goes on. Everything is not what you expected. You started to change it to make you feel comfortable. You can repainted, change its windows, its doors, but you can't do anything with its shape and space. Then, you started to look another one. At first, you looking for a holiday. Spend some night in a perfect hotel or cottage, travel around the world, but, you realize that you miss your home and come back. Unfortunately, you back to your home with its problem. Now, you started to look another home, more big, more beautiful, more in everything. When you find one, you make every effort to buy it. You dream it every day. You work hard to gain some money and you come home late, you don't realize that your current home is actually begin leaking, brittle because termites and rusty.
Meanwhile, the home itself is very happy to do everything to make you feel comfortable, even when it must feels suffered enough in the process of mounting spikes to attach your favorite painting, or dismantling to replace a new window and door. It also feels so greatful when you fix its broken ceilling. But one thing that it can't give is just more space, and another location that maybe close enough with your current office.
When finally you can afford a new home, you leave your old one. Lucky, if it sold quickly and find a new occupant, but if it is not, it will wait patiently. Until, one day, someone will come, with a gratitude, strive to get his dream home, and finally buy it and live forever with it. Another possibility, that person never come, but it still waiting, until it is decay, collapse, and destroyed. And it still thankful for what it has already experienced. At least, it become a history, become a part of universe, become a part of the effort.
For me, it is almost impossible to move to a new home. Even there are many leaks, brittle and not so big, but if I still can fix it with all I have, all my effort, then it always still my only home, which always give me a comfort place to rest. I will always faithful with my home, until it is death, or dissapear.
Have a nice day, guys, have a really great one! ^_^
Love,
nurieen
Wednesday, July 18, 2012
Friday, June 29, 2012
- Allah Telah Mengambil Kembali Orang Terbaiknya -
Semalam, salah satu wanita terbaikku, telah pergi.
Wa Nani, tanteku yang melankolis sempurna, diimbangi dengan phlegmatis yang kuat. Dia adalah wanita yang paling tabah dan sabar yang pernah aku kenal. Seumur hidupku, aku tidak pernah melihat dia marah.
Waktu kecil, dia senang sekali melihatku datang, karna dia ingin sekali punya anak perempuan. Aku selalu spesial untuknya. Spesial dari sepupu2ku yang lain. Ketika aku main dan nginap di rumahnya, dia sangat posesif. Aku dimandikan, dikasih makan bahkan tidur di kamarnya. Sementara sepupu yang lainnya tidur di kamar lain.
Tanteku yang sering aku tertawai oleh mamahku, karena dia sangat perfeksionis. Dia keras pada dirinya sendiri, tapi bertoleransi tinggi pada orang lain. Sebaliknya, baginya aku sangat lucu. Dia sering menertawaiku bagaimana caranya aku bertahan hanya mandi satu hari sekali, tidur lelap tanpa seprai, bahkan makan jajanan kotor di pinggir jalan dengan lahapnya.
Hidupnya sederhana, dan selalu memikirkan orang lain. Baginya, kebahagiaan orang lebih penting dari kemewahan. Nasehat semasa dia hidup, nasehat terakhir yang dia berikan padaku, ketika aku sangat depresi, "Kamu cantik, pintar, dan kuat. Semua orang sayang sama kamu. Jaga mamah, yah?"Aku akan selalu ingat itu.
Tadi pagi, untuk terakhir kali aku melihatnya. Ekspresi yang sangat ku kenal, tenang dan bahagia. Aku menciumnya, membisikannya, "Aku akan jaga mamah."
Allah telah mengambil kembali orang terbaiknya.
Belakangan ini, perasaanku sangat tidak menentu, sedih sekali, sedih berkepanjangan, tanpa alasan yang jelas. Aku menyesal telah melampiaskannya kepada orang-orang terdekatku. Ini bukan aku.
Sampai sekarang, rasa sedih aneh itu masih ada. Tapi, mulai saat ini, aku berjanji, akan menumpahkan habis kesedihanku di tengah malam, di saat aku hanya seorang diri dengan Allah. Sehingga besok paginya, aku punya batrai yang cukup untuk memberikan energi positif kepada setiap orang.
Arti namaku adalah cahaya manusia, dan juga cahaya dari semua cahaya yang ada. Sudah saatnya kembali pada fitrahnya.
Selamat jalan Wa Nani, tanteku yang sangat baik. Doakanku di sini agar tetap sadar, agar menjadi orang yang baik sepertimu. Aku sayang Wa Nani.
Love,
nurieen
Wa Nani, tanteku yang melankolis sempurna, diimbangi dengan phlegmatis yang kuat. Dia adalah wanita yang paling tabah dan sabar yang pernah aku kenal. Seumur hidupku, aku tidak pernah melihat dia marah.
Waktu kecil, dia senang sekali melihatku datang, karna dia ingin sekali punya anak perempuan. Aku selalu spesial untuknya. Spesial dari sepupu2ku yang lain. Ketika aku main dan nginap di rumahnya, dia sangat posesif. Aku dimandikan, dikasih makan bahkan tidur di kamarnya. Sementara sepupu yang lainnya tidur di kamar lain.
Tanteku yang sering aku tertawai oleh mamahku, karena dia sangat perfeksionis. Dia keras pada dirinya sendiri, tapi bertoleransi tinggi pada orang lain. Sebaliknya, baginya aku sangat lucu. Dia sering menertawaiku bagaimana caranya aku bertahan hanya mandi satu hari sekali, tidur lelap tanpa seprai, bahkan makan jajanan kotor di pinggir jalan dengan lahapnya.
Hidupnya sederhana, dan selalu memikirkan orang lain. Baginya, kebahagiaan orang lebih penting dari kemewahan. Nasehat semasa dia hidup, nasehat terakhir yang dia berikan padaku, ketika aku sangat depresi, "Kamu cantik, pintar, dan kuat. Semua orang sayang sama kamu. Jaga mamah, yah?"Aku akan selalu ingat itu.
Tadi pagi, untuk terakhir kali aku melihatnya. Ekspresi yang sangat ku kenal, tenang dan bahagia. Aku menciumnya, membisikannya, "Aku akan jaga mamah."
Allah telah mengambil kembali orang terbaiknya.
Belakangan ini, perasaanku sangat tidak menentu, sedih sekali, sedih berkepanjangan, tanpa alasan yang jelas. Aku menyesal telah melampiaskannya kepada orang-orang terdekatku. Ini bukan aku.
Sampai sekarang, rasa sedih aneh itu masih ada. Tapi, mulai saat ini, aku berjanji, akan menumpahkan habis kesedihanku di tengah malam, di saat aku hanya seorang diri dengan Allah. Sehingga besok paginya, aku punya batrai yang cukup untuk memberikan energi positif kepada setiap orang.
Arti namaku adalah cahaya manusia, dan juga cahaya dari semua cahaya yang ada. Sudah saatnya kembali pada fitrahnya.
Selamat jalan Wa Nani, tanteku yang sangat baik. Doakanku di sini agar tetap sadar, agar menjadi orang yang baik sepertimu. Aku sayang Wa Nani.
Love,
nurieen
Thursday, May 31, 2012
About things that matter
It matters that the world knows
We must celebrate the gift of life
Everyday in some way
We must always remember to play after every storm
All children are truly blessed
With the innocent gifts of gentleness, trust and compassion
To guide the wisdom of the grown-ups
We all have a song in our heart that inspires us in good times and in hard times
If we take the time to listen
It matters, it matters, oh, it matters that the world knows
Our senses help discover the hidden and non-hidden
Enchantment in life, if we use them
We must carefully choose our words and wants
Or we could forever hurt others with these dangerous weapons
Strength and value of all things created
Must be measures by character and commitment
Rather than by might and by wealth
We must heed the lessons of everyday life
Through the celebration of children and heartsongs, senses and words
Or we could lose in our journey to the future
It matters
A person by my name and being existed
With a strong spirit and an eternal mindset
To become a peacemaker for all
By Sharing the things that really matter.
-Mattie J.T. Stepanek-
We must celebrate the gift of life
Everyday in some way
We must always remember to play after every storm
All children are truly blessed
With the innocent gifts of gentleness, trust and compassion
To guide the wisdom of the grown-ups
We all have a song in our heart that inspires us in good times and in hard times
If we take the time to listen
It matters, it matters, oh, it matters that the world knows
Our senses help discover the hidden and non-hidden
Enchantment in life, if we use them
We must carefully choose our words and wants
Or we could forever hurt others with these dangerous weapons
Strength and value of all things created
Must be measures by character and commitment
Rather than by might and by wealth
We must heed the lessons of everyday life
Through the celebration of children and heartsongs, senses and words
Or we could lose in our journey to the future
It matters
A person by my name and being existed
With a strong spirit and an eternal mindset
To become a peacemaker for all
By Sharing the things that really matter.
-Mattie J.T. Stepanek-
Subscribe to:
Posts (Atom)